Sejarah Esport dan Perkembanganya

Mungkin teman-teman banyak yang sudah mendengar apa itu Esport, atau bahkan sudah memainkan game-game yang dijadikan ajang Esport.

Game kompetitif sudah ada hampir sepanjang permainan video itu sendiri dibuat. Bahkan game arcade paling awal menginspirasi persaingan yang ketat. Sejak awal, banyak kompetisi tersebut membentuk komunitas yang berkompetisi untuk mendapatkan nilai skor terbaik, namun tidak lama kemudian turnamen terorganisir mulai bermunculan.

1980-1990 : Tournament Pertama 

Ajang event Esport pertama kali terjadi pada bulan Oktober 1972 yang diadakan di Stanford University, Amerika Serikat. Pada saat itu para siswa diundang ke sebuah kompetisi yang diberi nama Intergalactic Spacewar Olympic dimana para siswa berkompetisi di video game Spacewar. Hadiah utama untuk pemenang itu adalah satu tahun berlangganan majalah Rolling Stones. Namun, baru pada tahun 1980 dimana kompetisi video game pertama diadakan. Kejuaraan Space Invaders memiliki kehadiran 10.000 peserta yang luar biasa dan mendapat perhatian media yang meluas sejak Space Invaders (permainan turnamen) adalah nama rumah tangga pada saat itu.

Pada saat tahun 1990an, turnamen untuk arcade dan konsol game menjadi semakin umum, dengan perusahaan seperti Nintendo dan Blockbuster mensponsori kejuaraan dunia. Permainan kompetitif pada saat itu sangat baru sehingga beberapa turnamen menawarkan untuk anak-anak dan remaja untuk bersaing, sebuah konsep yang tidak diperlukan lagi saat ini.

1999-2000 : Jaman Perkembangan Komputer

Tahun 1990an melihat bangkitnya game PC, dan bersamaan dengan ini hadirlah kompetisi eSports pertama yang sebenarnya.

Turnamen Annihilation tahun 1997 untuk First Person Shooter “Quake” secara luas dianggap sebagai contoh nyata ajang eSports yang pertama, yang menarik lebih dari 2.000 peserta. Pemenang tersebut menerima Ferrari yang sebelumnya dimiliki oleh John Carmack, pengembang utama untuk “Quake”.Esport“Quake” pada umumnya dianggap sebagai game eSports pertama

Beberapa minggu setelah Red Annihilation, the Cyberathlete Professional League, salah satu liga game besar pertama didirikan. Belakangan tahun itu, CPL menggelar turnamen pertamanya. Pada tahun berikutnya, sudah menawarkan hadiah uang sebesar $ 15.000. CPL hanyalah salah satu dari lebih banyak turnamen dan liga baru yang didirikan selama periode ini.

Pada saat ini, sebagian besar eSports berfokus pada First Person Shooters, sports games, and arcade-style games, namun akhir tahun 90an ada perilisan game Real-Time Strategi (RTS) yaitu “StarCraft: Brood War.”

2000-sekarang : Berkembangnya eSports

Tahun 2000 melihat peluncuran World Cyber ​​Games dan Electronic Sports World Cup, kedua turnamen internasional besar itu terus digelar setiap tahun. Major League Gaming (MLG) diluncurkan pada tahun 2002 dan sekarang merupakan liga eSports terbesar dan paling sukses, yang menampilkan berbagai permainan dalam berbagai genre mulai dari FPS hingga game RTS dan menawarkan hadiah yang besar. Kejuaraan Musim Dingin 2013 memberi gamers dengan hadiah lebih dari $170.000.

MLG juga merupakan turnamen pertama yang disiarkan di televisi di Amerika Utara, dengan seri “Halo 2” 2006 ditampilkan di Jaringan AS, meskipun tidak berhasil membangun kehadiran televisi besar dalam jangka panjang.

MLG hari ini, seperti kebanyakan turnamen Esport, terutama dilihat secara online, meski jumlahnya sangat banyak. Kejuaraan musim semi 2012 membawa lebih dari empat juta penonton, bahkan mengalahkan acara olah raga “nyata”, seperti Game All-Star NBA 2012, dalam demografi kunci tertentu.

Turnamen besar lainnya yang akan muncul dalam beberapa tahun terakhir termasuk turnamen eSports di Dreamhack – sebuah festival komputer besar Swedia yang menarik peserta dari seluruh dunia – dan Global StarCraft II League (GSL), sebuah liga Korea Selatan yang secara luas dianggap sebagai ” StarCraft II ” dan karenanya bisa dibilang merupakan puncak dari dunia game RTS. Turnamen Esport tidak akan ada apa-apanya tanpa permainan seru yang menghibur para penonton untuk dimainkan.

Kemudian sekarang muncul MOBA dimana real-time strategi juga, tetapi pemain hanya mengontrol 1 hero di battlefield. Dimana bertujuan bekerja sama menghancurkan team lawan, dengan jumlah team yang sama.

EsportLeague of Legends

MOBA telah meledak dalam popularitas dan sekarang mendominasi sebagian besar dunia Esport. Dan di antaranya adalah “League of Legends” atau “LoL”. Dirilis pada tahun 2009, beberapa orang mengklaim “LoL” untuk menjadi video game yang paling banyak dimainkan di dunia, dengan lebih dari 30 juta pemain dan turnamen yang menarik ribuan penonton dan menawarkan hadiah jutaan dollar.

Turnamen “LoL” 2011 di Dreamhack dilaporkan telah memiliki lebih dari 1,6 juta pemirsa di seluruh dunia. Tahun berikutnya, Kejuaraan Musim kedua pada 2012 LoL menarik 8.000 penonton live, dan 900.000 penonton di seluruh dunia, dengan hadiah lebih dari lima juta dolar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here