web tracker

Pengertian EEPROM Chip, Perbedaan Dan Cara Kerjanya

Home/Elektronika, Microcontroller/Pengertian EEPROM Chip, Perbedaan Dan Cara Kerjanya
  • EEPROM Chip

Pada pembahasan kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang EEPROM Chip. Penjelasan akan meliputi pengertian, perbedaan dan kesamaan EEPROM Chip dengan EPROM, dan cara kerjanya. Untuk lebih jelasnya silahkan baca penjelasannya dibawah ini.

Apa itu EEPROM Chip?

EEPROM ditulis juga E2PROM adalah kependekan dari Electrically Erasable Programmable Read Only Memory. EEPROM adalah sebuah jenis chip memory semikonduktor yang bersifat non volatile atau jenis memori yang data-datanya dapat ditulis serta dihapus, tetapi data akan tetap ada walaupun dalam kondisi off serta tidak memerlukan catu daya. EEPROM digunakan dalam komputer dan peralatan elektronik lainnya untuk menyimpan sejumlah konfigurasi data pada alat elektronik tersebut. Pengembangan lebih lanjut dari EEPROM menghasilkan bentuk yang lebih spesifik seperti memori kilat (memory flash). Flash memory lebih ekonomis daripada perangkat EEPROM tradisional sehingga banyak dipakai pada perangkat keras yang mampu menyimpan data statik lebih banyak seperti USB flash drive.

Apa Perbedaan dan Kesamaan EEPROM dengan EPROM?

EEPROM sedikit berbeda dengan EPROM, isi data atau program pada EEPROM dapat dihapus per blok datanya tergantung alamat yang diinginkan untuk dihapus secara elekrik sedangkan EPROM isi data atau programnya tidak bisa dihapus per blok tetapi keseluruhan datanya terhapus dan menghapus datanya dengan menggunakan sinar ultraviolet.

Sedangkan untuk persamaannya sama halnya dengan PROM dan EPROM, EEPROM merupakan memori non volatile. Informasi, data atau program yang tersimpan didalam tidak akan terhapus atau hilang walaupun computer dimatikan, dan EEPROM tidak memerlukan catu daya untuk mempertahankan informasi atau program yang tersimpan didalamnya.

Cara Kerja EEPROM

Cara kerja EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory) yaitu dengan menyalin data yang ada pada EEPROM ke sebuah Microprosesor sehingga dapat dimoonitor dan dilakukan perubahan pada beberapa bagian yang diperlukan. Data yang tersimpan di EEPROM bisa bertahan lama bahkan sampai bertahun-tahun, jadi walaupun komputer dimatikan data yang tersimpan tidak akan hilang. Walaupun begitu, jika terlalu sering melakukan perubahan pada isi itu akan berpengaruh pada lapisan-lapisan insulated oksida yang ada didalamnya. Hal itu akan membuat IC ini menjadi tidak stabil data memorinya karena adanya tegangan-tegangan elektrik yang tidak normal.

Demikian penjelasan kali ini tentang EEPROM, semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca dan mohon maaf jika ada kesalahan pada penjelasan. Terima kasih..

About the Author:

Leave A Comment