Keamanan Web

Dari beberapa tahun terakhir banyak terjadi cyber attack, dimana tidak hanya menyerang bisnis yang besar tapi bisnis yang kecil juga. Anda tidak memerlukan gelar di bidang keamanan maya untuk melihat seberapa serius serangan cyber bagi bisnis kecil dan situs e-commerce. Volume serangan terus meningkat, dan para pebisnis perlu melakukan setiap tindakan pencegahan agar tetap aman. Bagaimana Anda Bisa Fokus pada Keamanan web?

Jika Anda belum melihat data kejahatan, statistik, dan prediksi cyber terbaru, mungkin Anda cukup terkejut. Berdasarkan data yang diprediksi oleh CSO Online :

  1. Pada tahun 2021, total biaya akibat cyber crime diperkirakan akan mencapai $ 6 triliun.
  2. Pengeluaran Cybersecurity akan melampaui $ 1 triliun dari 2017-2021.
  3. Dipercaya bahwa biaya kerusakan ransomware global melebihi $ 5 milliar tahun lalu.

Pada saat serangan cybercrime berada pada titik tertinggi sepanjang masa, jumlah bisnis yang tidak memperhatikan dengan baik keamanan situs webnya. Studi menunjukkan sebanyak 86% dari semua situs web memiliki setidaknya satu kerentanan (vulnerability) serius. Berdasarkan rata-rata ini bahwa situs web perusahaan anda termasuk dalam kategori ini.

Kabar baiknya anda dapat melakukan pencegahan dan memperkuat keamanan situs pada web perusahaan anda. Berikut adalah beberapa cara untuk melakukannya:

1. Beralih ke HTPPS

Jika situs Anda masih menggunakan HTTP, sudah saatnya untuk beralih ke HTTPS. Ini sangat bagus untuk meingkatkan keamanan web anda. Mekanisme keamanan situs web dengan mengenkripsi informasi yang dikirim antara browser dan server web. Ini mencegah “serangan man-in-the-middle” di mana penjahat cyber dapat mencuri informasi kartu kredit. Hampir setiap bisnis e-commerce terkemuka memiliki HTTPS.

Contohnya Estate Diamond Jewelry, yang menganggap sertifikat SSL-nya menjadi salah satu investasi terpenting yang telah dibuat perusahaan. Seperti yang mereka jelaskan, “Kami melayani kelompok konsumen kelas atas yang sering menghabiskan ribuan dolar dalam satu transaksi. Keamanan HTTPS memungkinkan kita untuk membuat pikiran mereka tenang dan meyakinkan mereka bahwa situs web kami adalah tempat yang aman untuk melakukan bisnis.” 

2. Rutin mengganti password

Password adalah masalah yang serius. Semakin aktif anda berada di area ini, semakin kecil kemungkinan situs Anda akan terganggu.

Banyak bisnis menggunakan kata sandi yang dapat diprediksi atau default, yang dapat dengan mudah dipecahkan oleh kebanyakan hacker amatir sekalipun. Jangan menggunakan kata sandi yang simple, gunakan kombinasi angka, huruf maupun symbol jika bisa. Salah satu cara praktis untuk mengurangi risiko secara signifikan adalah dengan memperkuat kata sandi administrator anda dan mengubahnya secara teratur setiap beberapa minggu sekali.

3. Test keamanan pada website anda

Meskipun anda mungkin bisa mengidentifikasi celah keamanan terbesar dan memperbaikinya sendiri, tapi biasanya ada celah-celah kecil yang tidak terdeteksi. Untuk menguji kerentanan pada sistem, tantang tim IT ataupun karyawan bidang IT anda untuk melakukan “hack” pada situs Anda dari waktu ke waktu. Berikan reward bagi siapa saja yang menemukan celah keamanannya dan kemudian cari tahu cara untuk menutupnya.

4. Investasi untuk asuransi cybercrime

Di lingkungan online saat ini, anda tidak akan pernah cukup aman. Bahkan jika Anda telah melakukan semua yang Anda bisa untuk mengamankan situs web Anda, selalu ada sedikit risiko serangan. Mengingat bahwa serangan bisa menghabiskan biaya ribuan dolar, melakukan investasi sebagai asuransi cybercrime atau dalam kata lain menyiapkan biaya besar untuk meningkatkan keamanan web anda bukanlah hal yang sia-sia. Jangan sampai satu bulan lagi berlalu tanpa mengatasi ancaman keamanan. Semakin lama anda menunggu untuk bertindak, semakin besar kemungkinan anda akan menjadi sasaran serangan hacker atau ransomware.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here