E-Sim

Untuk artikel kali ini saya akan membahas sedikit mengenai e-SIM mulai dari pengertian, cara kerja, serta kekurangan dan kelebihannya.

Pengertian e-SIM

Sebelum membahas mengenai e-SIM saya akan bahas sedikit mengenai produk atau teknologi yang masih digunakan sekarang ini yaitu SIM Card, SIM Card adalah sebuah kartu yang memiliki lempengan logam konduktor ditengahnya. SIM Card ini akan diselipkan didalam smartphone agar dapat berfungsi. Untuk ukuran SIM card saat ini bermacam-macam mulai dari ukuran yang normal, mikro, dan nano. Namun untuk sekarang kebanyakan Smartphone hanya dapat menggunakan SIM Card micro dan nano saja.

Sedangkan e-SIM merupakan virtual dari SIM Card yang langsung ditanam pada smartphone dan tidak bisa dilepas. Selain di smartphone teknologi e-SIM juga bisa digunakan pada perangkat lain seperti Laptop, PC, dan yang lainnya. Sehingga dengan adanya teknologi ini akan sangat mendukung perkembangan Internet of Things kedepannya.

Cara Kerja e-SIM

Secara keseluruhan cara kerja e-SIM tidak jauh berbeda dengen SIM Card yaitu dapat digunakan untuk melakukan SMS dan telefon, namun yang membedakan adalah cara mengaktifkan serta saat berganti operator, jika SIM Card biasa diharuskan untuk membeli SIM card baru dari operator yang diinginkan kemudian melakukan registrasi untuk dapat menikmati akses. Dengan menggunakan e-SIM, pengguna dapat berpindah operator tanpa harus mengganti kartunya lagi. Karena teknologi ini diciptakan sangat fleksibel dan praktis bagi para penggunanya. Hanya dengan mendaftar ke operator yang diinginkan dengan software sebagai medianya. Teknologi ini juga memungkinkan pengguna untuk dapat beralih jaringan ke jaringan lokal jika sedang berada di luar negeri, jadi tidak perlu memikirkan biaya roaming yang cukup tinggi.

Kelebihan

  1. Teknologi e-SIM menawarkan fleksibilitas dan kepraktisan bagi pengguna.
  2. Dapat beralih ke jaringan lokal sehingga tidak terbebani biaya roaming yang tinggi.

Kekurangan

  1. Masih sedikit smartphone yang mendukung e-SIM.
  2. Sebagian operator-operator di Indonesia masih belum setuju dengan hadirnya e-SIM. Karena itu akan membuat keberadaan SIM Card tidak digunakan lagi di perangkat smartphone.

Sampai saat ini teknologi ini masih terus dikenalkan kepada operator-operator penyedia layanan telekomunikasi di seluruh dunia. Karena masih banyak perangkat di seluruh dunia belum sesuai dengan teknologi ini. Namun Apabila teknologi ini berhasil disepakati di seluruh dunia, maka seluruh perangkat akan dapat terhubung satu sama lainnya. Dimana ini sangat medukung sekali untuk perkembangan teknologi IoT yang diprediksi beberapa tahun kedepan akan ada milyaran perangkat yang saling terhubung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here